
HP android sendiri dikenal dengan HP yang boros resource baterai, ya karena banyaknya proses pada OS android itu sendiri. Apalagi kalau penggunanya melakukan aktivitas multi media seperti bermain game 3d, berselancar di internet, streaming youtube, download file besar, video call, Menggunakan GPS dan aktivitas lain yang memakan resiurce tinggi tentu saja menguras daya baterai dengan sangat cepat.
Meskipun saat ini sudah banyak sekali penjual baterai dengan kapasitas ganda atau disebut sebagai baterai double power (memiliki daya lebih banyak dari baterai biasa bahkan yang ori), pasti ada saja permasalahan baterai ini, ya seperti inti dari artikel ini contohnya, tiba - tiba mati. Nah, lalu apa jawaban dari topik pembicaraan diawal? apa sebenarnya akar masalah yang menyebabkan baterai tiba - tiba mati meskipun daya masih menunjukan angka 50% bahkan lebih?
Baca Juga Keuntungan dan Kerugian Memakai Baterai HP Non Removable
Perlu sobat diketahui, sebenarnya dengan perkembangan OS android ini sudah bisa mengukur atau mengkalibrasi daya baterai yang digunakannya secara efektif. Ada sebuah sistem yang menghandle atau mengatur deteksi keluar masuknya arus listrik pada komponen didalamnya. Sistem BIOS seperti di PC yang bisa mengatur segala proses Input dan Output sudah disetting sedemikian rupa agar penggunanya bisa melihat kapasitas dan persentase baterai secara realtime.
Tetapi seperti kata - kata di film 'tak ada sistem yang sempurna', meskipun terlihat canggih, sistem deteksi daya baterai disini pastinya ada kekurangannya, contohnya salah display, maksudnya semisal presentase menunjukkan angka 99%, namun pada kenyataannya daya baterai berada di bawah 50%, bahkan ada yang sebenarnya sudah habis, hanya tinggal menunggu beberapa menit saja untuk shutdown otomatis. Berikut adalah beberapa penyebab atau kemungkinan yang mempengaruhi kinerja baterai.
- Baterai ponsel nge DROP
- Sistem Malfungsi / Malfunction.
Bila baterai coba diganti namun tetap saja mati dengan sendirinya ketika tanda pada layar masih penuh maka ada kemungkinan kalau sistem yang digunaka pada HP mengalami corrupt dan tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya dalam mendeteksi alur input output di perangkat android anda. Langkah yang sepatutnya dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan sistem yang corrupt ini adalah dengan melakukan Hard reset agar sistem kembali ke dalam keadaan defaultnya ( reset factory ). Dan bila dengan melakukan reset tidak berhasil, silahkan lakukan flashing ulang firmware agar sistem kembali di seperti baru.

- Hardware bermasalah.
Untuk kasus yang ketiga inilah yang memang bisa bikin pusing pemilik smartphone. Kondisi hardware atau komponen yang ada dalam HP android ada yang rusak dan tidak berfungsi dengan baik, sepertinya memang mengharuskan Sobat untuk pergi ke service center atau tukang service HP untuk melakukan perbaikan komponen.
Dari beberapa kemungkinan dan percobaan pemecahan masalah diatas semoga dapat memberikan gambaran tentang bagaimana mengatasi masalah pada smartphone android yang tiba-tiba mati tanpa tahu penyebabnya meskipun indikator baterai masih penuh. Semoga ulasan diatas bermanfaat.